TANGGUNG JAWAB HUKUM PENGUSAHA ANGKUTAN TERHADAP PELAYANAN JASA ANGKUTAN BARANG

Legowo, Mig Irianto (2021) TANGGUNG JAWAB HUKUM PENGUSAHA ANGKUTAN TERHADAP PELAYANAN JASA ANGKUTAN BARANG. Documentation. Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Semarang.

[img] Text
MIG IRIANTO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Pada dasamya pengemudi kendaraan bermotor yang menyebabkan kecelakaan adalah pihak yang bertanggung jawab dan diwajibkan untuk memberikan ganti kerugian kepada pemilik kendaraan dan korban kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaiannya. Namun dialihkan sesuai Undang-undang nomor 22 tahun 2009, Tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan pasal 189 dinyatakan “perusahaan angkutan umum wajib mengasuransikan tanggung jawabnya sebagaimana dimaksud dalam pasal 188”, menyatakan bahwa : “Perusahaan Angkutan Umum wajib mengganti kerugian yang diderita oleh penumpang atau pengiriman barang karena lalai dalam melaksanakan Pelayanan angkutan maka penulis akan meneliti lebih lanjut judul “Tanggung Jawab Hukum Pengusaha Angkutan Terhadap Pelayanan Jasa Angkutan Barang” Permasalahan yangtimbul adalah : Bagaimana Tanggung Jawab Pengusaha angkutan barang dalam hal adanya kerusakan kehilangan dan keterlambatan barang kiriman selama dalam Pengangkutan, dan Bagaimana Prosedur penyelesaian atas klaim terhadap kerusakan barang, kehilangan, dan keterlambatan barang kiriman, Alasan apa yang dapat membatasi dan membebaskan tanggung jawab Pengusaha Angkutan. Adapun tipe penelitian yang dipergunakan adalah tipe penelitian yuridis normative. Metode analisa data yang bersifat normatif kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan : 1) Bahwa Tanggung jawab pengusaha jasa angkutan barang terhadap pengguna jasa angkutan barang dalam hal terjadinya cacat atau rusaknya barang adalah relatif dan tidak ada ketentuan yang tetap, 2) Dalam hal terjadinya kehilangan barang adalah sebatas pada jumlah uang tertentu. Sedangkan prinsip tanggung jawabnya sesuai dengan Prinsip Non Limitation of Liability dan Prinsip Liability Based on Fault, selanjutnya bahwa Tanggung jawab pengusaha jasa angkutan barang terhadap pengguna jasa angkutan dalam hal terjadinya keterlambatan barang tidak ditentukan secara pasti dan tidak ada batas limitatif tertentu, sedangkan besamya ganti rugi yang diberikan oleh pengusaha jasa angkutan barang adalah sebagai berikut: Dalam hal terjadinya kerusakan barang ganti rugi yang diberikan sebesar 10 kali dari biaya pengiriman, bila ternyata isinya melebihi dari besarnya jumlah ganti rugi, maka hal ini menjadi tanggung jawab pengirim, schingga dalam hal terjadinya cacat atau rusaknya barang, kehilangan, dan keterlambatan, maka ganti rugi yang diberikan juga tidak ditentukan secara limitatif atau tidak ada batas yang tetap Prosedur penyelesaian atas klaim dalam hal terjadinya kerusakan, kehilangan maupun kelambatan dapat diselesaikan melalui jalan damai (musyawarah kekeluargaan).3).Dalam hal tertentu, alasan pengangkut dapat dibebaskan atau dapat dibatasi tanggung jawabnya memberikan ganti kerugian, apabila terbukti bahwa peristiwa itu terjadi bukan karena kesalahan pengangkut atau Pengusaha angkutan barang. Kata kunci : Tanggung Jawab Pengusaha Angkutan, Pelayanan Jasa, Angkutan Barang

Item Type: Monograph (Documentation)
Subjects: Ilmu Hukum
Ilmu Hukum > Ilmu Hukum Perdata
Divisions: 74201 - Program Studi Hukum Program Sarjana
Depositing User: Perpustakaan Fakultas Hukum
Date Deposited: 30 Aug 2021 05:22
Last Modified: 30 Aug 2021 05:22
URI: http://repositoryhukum.untagsmg.ac.id/id/eprint/100

Actions (login required)

View Item View Item